Menjaring Kesetiaan Lewat Kecantikan




Margonda raya, jalan utama di kota Depok, memiliki satu venue lagi: Rumah Cantik Citra. Semacam beauty center untuk perempuan yang "menjual" perawatan A to Z from top to toe. Meski rumah kecantikan telah banyak berjejer, RCC memiliki satu keunikan yaitu memberikan perawatan gratis bagi pengguna produk Citra. Dengan membawa kemasan produk senilai 20ribu rupiah saja, pelanggan sudah bisa menikmati layanan hand spa. Lebih dari itu, jenis perawatan akan meningkat sesuai nilai produk yang dibawa. 

Sebelumnya. RCC telah memiliki tempat serupa di kawasan Tebet. Promosi gencar melalui RCC dan ad libs plus iming-iming kemudahan memperoleh treatment kecantikan rupanya cukup digdaya menjaring konsumen baru, sehingga pihak Unilever merasa perlu mengakomodir kebutuhan perempuan Depok dengan mendirikan RCC di kawasan urban penyangga metropolitan ini.


Konsep yang diusung Citra rupanya membuahkan hasil yang signifikan terhadap sales produk itu sendiri. Belum lama ini, Lux yang nota bene masih satu payung menelurkan Lux Beauty Lounge. Menyasar kalangan AB, LBL memberikan serangkaian perawatan kecantikan mewah dengan biaya hanya 100ribu rupiah, sudah termasuk produk Lux. Promosi LBL sendiri digenjot dengan memanfaatkan media TV, radio serta tentu saja social media andalan berupa Facebook dan Twitter

Strategi promosi a la Lux dan Citra, bisa dibilang berhasil meng-grab kebutuhan perempuan yang dituntut untuk selalu tampil prima. Tanpa terbebani oleh pembelian produk yang memberatkan (untuk kasus RCC, konsumen boleh membawa kemasan produk), dengan sukarela konsumen akan mendatangi RCC untuk memperoleh perawatan tubuh gratis. Di sini, konsumen akan mendapatkan experience-nya. 

Kultur alami perempuan Indonesia yang senang guyub, menguntungkan Unilever karena pada saat kunjungan konsumen umumnya akan membawa minimal satu orang rekannya untuk merasakan petualangan yang sama. Lagi-lagi, mereka akan dengan senang hati merekomendasikan pengalamannya lewat laman social media dan melakukan aktivitas tagging pada teman-temannya. Dengan sendirinya, WOM atau gethok tular akan serunya perawatan di RCC akan menyebar di dunia maya dan mengundang untuk merasakan hal yang sama. Di sini, calon konsumen yang diwakili perempuan non pengguna produk Citra akan dengan senang hati bergabung bersama perempuan pemakai Citra lainnya. Sedangkan bagi pelanggan setia Citra, akan merasa dihargai oleh adanya promo ini.

Dengan tetap menjaga kualitas pelayanan, rasanya bukan tidak mungkin RCC dan LBL akan sukses mendongkrak penjualan produk. Apalagi,  untuk urusan kecantikan perempuan tidak mudah perpaling dan akan setia pada satu nama. Di sini, agaknya Unilever jeli menerapkan customer relationship management untuk menghimpun konsumen pada satu loyalitas. Sebagaimana yang disampaikan Marketing Guru di kanal New Wave Marketing.  

Partisipasi di Bloggers @ MarkPlus Conference 2010 
Share on Google Plus

About Retno Wulandari

Cerdas, ceriaa, centil
    Blogger Comment

11 comments:

vidya said...

Dengan tetap menjaga kualitas pelayanan, rasanya bukan tidak mungkin RCC dan LBL akan sukses mendongkrak penjualan produk.

>>untuk kalimat yang ini gw setuju no, karena kualitas pelayanan, ada gimmick, hadiah, dan kemudahan, bisa jadi nilai lebih dalam menjual seuatu produk.

Apalagi, untuk urusan kecantikan perempuan tidak mudah perpaling dan akan setia pada satu nama.

>>Belum tentu juga no... ada juga konsumen yang akan mencari dengan harga murah atau hadiah dan embel2 itu, justru konsumen perempuan itu malah cenderung kurang loyal karena banyak maunya :)) yah ini hanya sekedar opini saja sih... :D

e-no: si nagacentil said...

Iya sih di Indonesia itu masih price sensitive, konsumen gampang berpaling. Cuma untuk urusan poles memoles dan perawatan, rasanya ga segampang itu pindah. Taruhannya mahal bowk: kulit jadi rusak dan pemulihannya lebih makan biaya ketimbang harga kosmetiknya. IMHO juga lowh.. however makasi udah mampir

cynthinks said...

eh, yg RCC itu dpt perawatan dengan membawa kemasan citra kosong? lumayan tu buat nge re-use kemasannya.. *ndak nyambung*

yati said...

jadi udah ke sana? gimana hasilnya? ;))

kulit berkilau seperti bintang lux? :))

gw juga pengen sih tapi malu. emang harus bawa temen yak. trus gw mulung botol2 citra kemana yak? *ga modal*

e-no: si nagacentil said...

@cynthinks iyah, tinggal bawa kemasan citra apa aja deh *berasa sales citra*

e-no: si nagacentil said...

@yati beloman sempet, padahal udah deket dan mulungin botol citra dari mana-mana :-) ga musti bawa temen sih, cuma enakan rame2 kalo ke tempat begituan

Aubrey.ade said...

hai..hai... baru mampir nich ;)

wah, RCC itu aku kepingin banget nyobain. Tapi blum kesampean, waktu itu agak jauh kan, di tebet. Tapi emang bener ya, kesitu cum abawa bungkus kosong citra doang ?

Pingin nyoba lulur ama facial nya deh! :)

e-no: si nagacentil said...

@aubrey di depok juga ya tinggalnya? barengan aja yuk. Kalo ga punya bungkus citra bisa beli di tempat katanya sih...

Anonymous said...

Ayo kumpulin rombongan,kemasannya udah siap nih

e-no: si nagacentil said...

@tikapinkhana mariii....

Nurfitri said...

hem,,, ikut dong,,,
aku jadi kepengen nih,,, spa gratis,,
masalah produk,,
aku ya emang pake citra,,,
tapi malu kalo kesana sendiri,, :(