Tempat Nongkrong (dan Kerja) Baru di Melawai

Mencari tempat ngopi?

Jika kamu lagi berada di seputaran Blok M-Melawai dan butuh tempat nongkrong yang dilengkapi WiFi (helo Freelancers!) masukkanlah gerai baru Starbucks dalam daftar destinasimu. Yap, kedai kopi ini baru aja membuka cabang keduaratus-sekian di daerah Melawai. 

Lokasinya memang nggak di tepi jalan utama persis, tapi menyatu bareng hotel d'Prima yang berada di kawasan Little Tokyo. Meski jadi bagian dari hotel, tapi tenang aja letaknya di lantai dasar dan gampang dikenali kok. Bahkan, kalau saya tanya ke satpam atau tukang parkir di sana, lebih baik gunakan kata kunci "Starbucks baru" ketimbang d'Prima Hotel. Hahahaha...

Asyiknya lagi, gerai Starbucks ini beroperasi 24 jam. Jadi kalo kamu butuh WiFi gratis tempat kerja yang nyaman (dengan kopi dan makanan enak tentunya!) udah pas banget. Oh ya, ngomong-ngomong soal makanan udah tau belum menu terbaru mereka?

Kamu #TeamChestNut atau #teamStrawberry ?
Untuk musim dingin kali ini  Starbucks merilis Chestnut with white chocolate truffle dan Red Velvet Strawberry Mocha. Keduanya tersedia dalam pilihan panas dan dingin. Uniknya, Starbucks menggunakan dried strawberry yang dibuat dari potongan buah stroberi dan dikeringkan lewat metode cold dry jadi warnanya tetep merah cantik. Rasanya pun tetep otentik khas buah stroberi yang asam segar, pas buat mengimbangi kopi yang manis. 

Bukan Ongol-ongol
Menu baru Starbucks yang catchy ini adalah lamington cake, yaitu sponge cake dengan lapisan saus raspberry dan ditaburi dried coconut. Sekilas mirip ongol-ongol ya? Hahaha.... tapi percaya deh rasanya seger banget, dan merupakan teman sempurna buat pairing secangkir hot coffee. Mungkin karena rasanya nggak manis-manis amat ya?

Oh ya, 2016 ini Starbucks juga mulai memanjakan para health conscious dengan menyajikan menu-menu yang lebih sehat. Selain Greek yoghurt (terbatas di 30 gerai), Starbucks juga mulai menyajikan low GI sandwich

Yang mana yang low GI hayooo


Menariknya, low GI sandwich ini juga dilengkapi isian ala vegetarian. Nah, kalo biasanya sandwich diisi tuna kali ini terong dan paprika yang diramu sedemikian rupa, dengan tambahan keju buat memperkaya rasa. Enak banget! Apalagi buat perut saya yang rada picky sama makanan ber-gluten. Meski dibuat dengan tepung low GI (ada sensasi biji-bijian di antara gigitannya) tapi sandwich ini empuk dan behel-friendly lho. Sementara kalo kamu lebih suka roti biasa, silakan cicipin Chicken Pesto Baguette Sandwich, karena dibuat dari roti pentungan ala Perancis tekstur rotinya agak keras. 



Oh ya, ke depannya Starbucks memang bakal terus meracik menu-menu baru. Saya sih pengen banget mereka bisa menghadirkan fussion food macam sandwich (yang low GI please!) dengan isian tuna sambal dabu misalnya, biar seru. 

Punya ide makanan apa buat Starbucks?

Share on Google Plus

About Retno Wulandari

Cerdas, ceriaa, centil
    Blogger Comment

4 comments:

Timothy W Pawiro said...

Hahaha ... behel friendly ... bener banget tuh. Dulu pas pake juga langsung nyari kaca, abis makan.

Anyway, suka sama makanan di Starbucks ... dulu pernah beliin org tua panini, katanya endesss banget.

e-no: si nagacentil said...

Hooh, panini enak tapi setelah kenalan sama si sandwich terong ini gw langsung jatuh cinta hahaha. Tapi kalo kopi sekarang lebih suka pesen iced black coffee-nya sih

Goenrock said...

*pesen Lamington Cake pakai Go-Food*

e-no: si nagacentil said...

Enakan dine in Goen, pairing sama kopinyaaaaa sama DIA ^^