Yang Bikin Ketagihan ke Kota Baru Parahyangan


Katanya, kurang piknik itu berpotensi membahayakan kebahagiaan. Tapi, dengan jadwal kerjaan yang lebih ketat daripada celana Vidi Aldiano dengan sangat terpaksa saya menyingkirkan jauh-jauh rencana tamasya ke tempat-tempat eksotis macam Labuan Bajo misalnya. Bukan apa-apa, waktunya itu lho yang gak  bersahabat. (Ingat! Waktu adalah uang, if you know what I mean)

Lantas apakah dengan kenyataan cuti-hanyalah-ilusi saya harus menyerah? Zoom in zoom out. Tentu tidak! Karena piknik tak harus menempuh jarak ratusan kilo, selama ada yang ngajakin marilah kita kemon!

Adalah Kota Baru Parahyangan, sebuah nama yang pernah saya akrabi berbulan silam. Bukan karena mantan, sebab di sanalah tempat lahir beta teman kampus saya bermukim bersama keluarga kecilnya. Hah? Ngapain piknik ke perumahan? Nanti dulu, meski namanya memang identik dengan kawasan hunian yang melipir dikit ke kota kembang, Kota Baru Parahyangan ini ternyata asyik juga buat piknik lho. Gak percaya? Nyatanya, setelah menghabiskan dua hari satu malam bersama, ada aja yang bikin saya pengen balikan lagi sama mantan ke Kota Baru Parahyangan:

1. #Bugarbukanmegar di Bumi Pancasona

Menilik namanya, saya yakin Bumi Pancasona ini diciptakan dengan pesona yang bikin nempel dan betah. Pusat kebugaran buat warga Kota Baru Parahyangan ini menyediakan banyak fasilitas yang menunjang vitalitas, halah, maksudnya biar tetep fit dan setrong. Kolam renang, lapangan olahraga (mau tepok bulu di badminton atau nombok dong ngebasket bareng?), gym (tanpa aa) , sampe yang kekinian seperti panahan ada! Oh ya beberapa fasilitas tersedia di dalam ruang jadi gak ada deh yang namanya batal olahraga karena hujan yes!


Bumi Pancasona yang memesona


video
Bugar bersama kak Aryan

2. Makan.... makan.... dan makan!

Saya suka makan, meski banyak yang gak percaya karena sama sekali gak tercermin dari bentukan badan (humble brag mode on). Nah, selama berada di Kota Baru Parahyangan ini, kegiatan makannya sungguh berpotensi bikin megar karena enak-enak pake banget!


Honey lemon yang bikin on

Welcome snacks di Bumi Pancasona. tahu isinya juara!
Jajanan enak lain yang saya temukan di kawasan Kota Baru Parahyangan adalah main course di Bale Pare. Oh ya, Bale Pare ini semacam pusat jajan yang memanjakan perut dan lidah dengan penuh kebahagiaan. Di sini, saya menemukan soto Bandung yang unik karena dagingnya digoreng. Enaknya pake banget! Dagingnya empuk dan bersahabat buat pemakai behel macam saya. Sayangnya, kuah soto ternoda oleh cucuran rasa manis (kayaknya sih ada kecap nyemplung) yang mengganggu bagi team asin macam saya. Sajian lain yang ena-ena di sini adalah sop buntut goreng serta bakar. 


Soto Bandung goreng itu, hasil jepretan @Ifanishere 
Itu kuliner lokalnya, nah melipir dikit di kawasan ruko ada kafe kecil yang menyajikan menu wong Londo. Namanya Ekuator Coffee, selain kopi menu rekomendasi di sini adalah virgin mojito yang disajikan dalam gelas segede tong setan. Seger banget!




Sebelum tandas diserbu, untung sempet diabadikan yes?
3. The fine Mason Pine 

Ketika jenuh dengan keruwetan pilkada ibukota tapi ogah macet-macetan di Bandung, Kota Baru Parahyangan punya Mason Pine Hotel yang bersahabat. Dengan konsep resor, Mason Pine ini semacam one-stop-getaway yang gak terlalu jauh dari Jakarta. Cocoklah buat kontemplasi ketika cuti.


Senyumnya seger banget mz!

Seperti hotel pada umumnya, Mason Pine punya fasilitas lengkap: kamar yang nyaman. kolam renang, sampai karaoke. Urusan makan juga dimanjain banget. Makan pagi dan malam, dua-duanya tersaji dalam sistem prasmanan all-you-can-eat dan variasi menunya banyak banget! Sayangnya karena kelelahan (bolak-balik makan) rencana nyanyik-nyanyik akhirnya dibatalkan dan diganti sesi curhat di tepi kolam sambil menikmati semilir angin menabuh daun-daun.


Keinginan terpendam: main bebek-bebekan
4. Ruang Terbuka Hijau

Berbahagialah wahai warga Kota Baru Parahyangan karena mereka punya ruang terbuka hijau yang gak sedikit jumlahnya. Ini salah satu taman kota yang saya sempat sambangi, selain bikin mata seger karena ijo-ijo di mana-mana juga dilengkapi tempat bermain seperti jungkat-jungkit sampai rumah panggung. Tempatnya juga instagramable kan?



5. Sundial!

Bisa dibilang jam matahari ini adalah landmark-nya Kota Baru Parahyangan. Sedikit mengais ingatan yang tersisa dari kunjungan bertahun silam, di kawasan ini juga berisi beragam wahana bernuansa sains yang fun. Sayang banget waktu ke KBP kemarin, gak sempet mampir karena hujan deras mengguyur dan mengusir si matahari sehingga saya hanya bisa memandang dari kejauhan. Tapi janji deh, lain kali ke sini ya...


Terimakasih @umenumen buat fotonya! 

Ibarat pasangan, Kota Baru Parahyangan ini idaman banget ya? 

Share on Google Plus

About Retno Wulandari

Cerdas, ceriaa, centil
    Blogger Comment

0 comments: