Teman Jalan Saya...

Banyak yang bilang saya ini miss ribet hahahahaha... Kalo jalan gak bisa bawa tas kecil, karena banyak banget yang harus dibawa. Kata temen-temen, tas saya ini macam kantong Doraemon: semua ada (kecuali pacar!)Entah kenapa saya selalu merasa insecure kalau ada yang ketinggalan. Perlengkapan standar versi saya itu ya dompet, tas kosmetik, payung, powerbank + kabel charger, dan belakangan ditambah dengan jaket lipat sebagai pelindung ketika motoran (baca: naik ojek). Pernah lihat segede apa tas saya?

Tapi, dengan semakin menuanya usia sadar diri bahwa kekuatan itu ada batasnya saya juga mulai mengurangi beban yang menggayuti bahu. Hidup itu udah berat bukan? Jadi janganlah dipersulit dengan menggotong-gotong tas yang kalau ditimbang nyaris menyamai angka timbangan saya. Pelan-pelan, yang paling bisa dikurangi itu ya isi tas kosmetik sih...*buang lipstik dari pouch*

Yang wajib ada dan selalu dibawa ke mana-mana tentunya buat saya adalah parfum dan pelembap. Nganuh, saya emang rajin mandi dan pake deodoran kok. Tapi, sebagai commuter yang setiap hari harus melintasi antar kota antar propinsi serta berjibaku dengan puluhan manusia di dalam kereta siapa yang menjamin semuanya wangi? Kalau pelembap, ini wajib hukumnya karena delapan jam lebih di ruangan ber-AC ditambah berada di bawah terpaan garangnya mentari sungguh lebih dari cukup buat menyedot kelembapan kulit saya  yang gak muda lagi itu. Sempurnalah kulit ini mengalami dehydrated dan ageing skin. Kraaai! *tenggak jus botox* 


Dua benda ini yang biasanya selalu saya bawa ketika jalan: parfum dalam kemasan mini dan Bio Oil si pelembap multifungi. Sebagai orang yang rada OCD, begitu sampai di kantor atau mal biasanya yang saya cari pertama kali ya restroom buat mencuci tangan. Efeknya, tentu aja tangan jadi berasa kering. Apalagi sebagai upik abu kebiasaan nyuci piring dan sebagian pakaian yang menyebabkan kulit tangan harus bersentuhan sama deterjen ya? 

Awal kenal Bio Oil ini saya kira cuma buat ngilangin stretch mark pada ibu-ibu yang habis melahirkan, tapi setelah browsing sana-sini ternyata faedahnya banyak ya! Selain bikin tapak tangan (terutama area kutikula yang super kering) lebih lembap, banyak juga yang bilang kalo Bio Oil bisa mengurangi bekas luka di kulit. Ada apaan aja sih di dalamnya? 

Mari intip komposisinya:



Botanical: Calendula officinalis Flower Extract (Calendula Oil), Lavandula angustifolia Oil (Lavender Oil), Rosmarinus officinalis Leaf Oil (Rosemary Oil), Anthemis nobilis Flower Oil (Chamomile Oil, Glycine soja Oil (minyak kedelai), Helianthus annuus Seed Oil (minyak biji bunga matahari). 

Vitamins: Retinyl Palmitate (Vitamin A), Tocopheryl Acetate (Vitamin E), Oil base, Mineral Oil (Paraffinum Liquidum), Triisononanoin, Cetearyl Ethylhexanoate, Isopropyl Myristate, BHT, Bisabolol. Fragrance (Rose): Alpha-Isomethyl Ionone, Amyl Cinnamal, Benzyl Salicylate, Citronellol, Coumarin, Eugenol, Farnesol, Geraniol, Hydroxycitronellal, Hydroxyisohexyl 3-Cyclohexene Carboxaldehyde, Limonene, Linalool.

Susah-susah ya namanya? 

Singkatnya dalam sebotol mungil #BioOil25ml ini ada beragam minyak tumbuh-tumbuhan yang mengandung vitamin serta senyawa fitokimia lain seperti yang udah saya sebutkan tadi. Berbekal sedikit memori ketika belajar farmakognosi jaman kuliah, jadi gak terlalu asing lah yaaa dengan nama-nama tersebut. Oh ya setiap membeli produk kecantikan apa pun saya selalu berusaha membaca komposisinya supaya lebih afdol. 

Meski namanya mengandung kata "oil" yang identik dengan sifat minyak nan licin dan kerap menimbulkan rasa gak nyaman digunakan, surprisingly Bio Oil cepat menyerap dalam kulit. Wanginya sedikit mengingatkan pada baby oil dengan sensasi minty. Pertama nyoba, saya mengaplikasikan pada kulit wajah sebelum tidur. Bangun tidur ku terus mandi, kulit jadi berasa kenyal kayak Yupi. Cuma kurang manisnya aja. 

Oh ya kalau biasanya saya agak khawatir mengoleskan pelembap ke hidung demi mencegah munculnya komedo, justru pas saya pakai Bio Oil di daerah yang produksi minyaknya lebih berlimpah ini komedonya bisa dikeluarkan dengan gampang. Proven sebagai produk non-komedogenik! 

Selain wajah, bagian kaki (terutama tumit dan jari) juga gak lepas dari eksplorasi Bio Oil dong hahaha! Paling enak itu dioleskan sambil dipijat, kemudian pake kaos kaki deh. Kulit kaki yang berasa menebal karena keseringan pake high heels jadi lebih soft. Secara iseng, saya juga mengoleskan ke kulit kepala yang lagi ketombean dan rambut biar gak kusut. Ini baru pemakaian seminggu lho ya! Mari kita lihat hasilnya setelah sebulan hahahaha....

Next, pengen juga sih bikin facial scrub ala ala gitu pake Bio Oil. Enaknya pakai gula pasir atau oatmeal ya, ada saran?









Share on Google Plus

About Retno Wulandari

Cerdas, ceriaa, centil
    Blogger Comment

0 comments: