Sewindu Berbagi Yang Bikin Happy

Delapan tahun bukanlah waktu yang pendek, untuk bertahan bagi sebuah gerakan berbasis kerelawanan. Dan saya bangga, Akademi Berbagi memasuki usia ini.


Perkenalan saya dengan Akademi Berbagi, berawal dari 140 karakter di platform microblogging bernama Twitter. Sebagai pekerja yang latar belakang pendidikan formalnya gak sesuai dengan bidang yang digeluti, meningkatkan keahlian sudah pasti jadi salah satu prioritas. Dan saya beruntung, berkenalan dengan Akademi Berbagi alias Akber.

Kalau ditanya dapat apa aja dari Akber, maka jawabannya adalah banyak sekali. Selain keluarga baru berupa teman relawan se-Indonesia (minimal ada dua puluh kota tergabung lah yaa hehehe... ), tentu saja tambahan soft skill yang berguna banget di dunia kerja. Penyajian presentasi, copywriting, dan public speaking adalah tiga keahlian penting dari ngAkber bagi saya. Dan saya yakin, teman-teman Akberians maupun relawan pasti juga sudah mengantongi oleh-oleh skill baru ya.

Mulai berbagi di 2010, saat itu status saya masih murid di kelas Akber Jakarta. Dengan guru sekelas Budiono Darsono dari Detikcom waktu itu, banyak sekali pakar yang kemudian dengan senang hati membagikan ilmunya: Djito Kasilo, Handoko H, Prabu Revolusi, Glenn Marsalim, Tuhu Nugraha, Indira Abidin, adalah beberapa di antaranya. Keren-keren kan? Baru memutuskan jadi relawan setelah selama setahun membantu merawat bayi Akber Semarang, dan ketika kembali ke Jakarta coret resmi direkrut jadi relawan hahaha...

Dan tahun ini, tanpa terasa sewindu sudah Akber membuat hidup lebih berati. Ahey!

Ada apa di tahun kedelapan ini?

Membuka bulan ini, tepatnya di tanggal 4 Agustus sebuah kelas besar digelar. Sekaligus juga sebagai pengenalan pengurus baru dan peleburan Akber Jakarta dengan kota satelit yang meliputi Depok-Bekasi-Tangerang.

Adakah dari wajah-wajah ini yang kamu kenal?



Di tahun kedelapan ini juga logo baru resmi diluncurkan, simak transformasinya lewat video ciamik ini ya....



Bersyukur, di rentang yang gak bisa dibilang singkat ini Akademi Berbagi masih ada di hati warganet. Tercermin dari banyaknya perhatian berbungkus pertanyaan "kapan ada kelas lagi?"

Tunggu aja ya... *lirik pengurus baru*

Oh ya, keseruan kelas istimewa itu juga gak lepas dari dukungan banyak pihak. Selain Kemkominfo sebagai penyedia ruangan, tentu saja terima kasih banyak buat dua usaha kuliner yang sedang merintis jadi besar ini:


Bakmi enak banget @NyonyaGan 

Yang seger dari @kopidinginXYZ 
Oh ya jangan lupa ya di-follow semua kanal media sosial Akademi Berbagi di Instagram dan Twitter (^___^)Y

Dirgahayu Akademi Berbagi!






Share on Google Plus

About Retno Wulandari

Cerdas, ceriaa, centil
    Blogger Comment

2 comments:

Linda Leenk said...

aku terakhir ikut kelas akber kapan ya? :/

Robertus Benny Murdhani said...

Semoga kelas berikutnya aku bisa ikutan